Pages

Labels

Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Mei 2015

Politik Pendidikan dan fungsinya

Politik dalam arti umum adalah sebuah kegiatan mengarahkan seseorang maupun sekelompok orang mendapatkan apa, dimana dan kapan, sedangkan politik pendidikan merupakan sikap yang konsisten dalam hal mengarahkan kontrol sosial yang selalu berubah mengikuti perkembangan, Pendidikan memberikan warna tersendiri dalam dunia politik, pendidikan adalah tempat mencetak kader-kader politik yang mempunyai pemikiran penentu kebijakan.

Politik dan pendidikan merupakan sebuah sinergi yang tak terpisahkan namun terkadang dipisah-pisahkan dalam pembelajarannya,politik dan pendidikan saling bahu membahu dalam membentuk  karakter sebuah bangsa/negara. pendidikan adalah merupakan pondasi awal dalam berpolitik, setiap individu yang berpendidikan tentunya memiliki arah pandangan dan tujuan politik yang tak jauh menyimpang dari proses pendidikan yang dia alami, Plato dalam bukunya yang berjudul "Republic" membahas hubungan antara politik dengan pendidikan,ideology dan konstitusi negara dengan tujuan dan metodologi pendidikan ini adalah pertama kalinya di dunia barat pembahasan mengenai politik dan pendidikan pertama kalinya.

Pendidikan dijadikan sarana oleh negara untuk menanamkan ideology politik negara tersebut,bisa dikatakan didalam pendidikan terselip ajaran politik dari sebuah ideology politik begitu juga sebaliknya dalam politik terselip pendidikan/ penyampaian sebuah ideology bagi masyarakat sebagai obyek dari politik itu sendiri.

Pendidikan juga dapat diposisikan sebagai agen dari pemerintah,pendidikan adalah proses untuk membentuk warna dan kualitas karakter idndividu maupun masyarakat,sangat menentukan arah dan perkembangan peradaban suatu negara, pendidikan diposisikan sebagai faktor yang sangat strategis dalam penentuan nasib sebuah bangsa, sehingga proses didalamnya dapat dirancang, diarahkan , dikelola agar sesuai dengan tujuan tertentu, ini mengapa pemerintah kemudian memandang bahwa pendidikan sangat penting dan harus di kontrol agar tidak melenceng dari arah dan tujuan dibentuknya sebuah negara.

Jika sebuah negara tidak dapat mengontrol pendidikan di negaranya tentu akan mengancam integritas dan eksistensi sebuah negara, karena faham-faham yang tidak sesuai dengan faham negara tersebut akan sangat mudah masuk melalui jalur pendidikan.

Akhir -akhir ini dunia pendidikan di negara kita sendiri mengalami beberapa permasalahan yang lumayan membingungkan, baik bagi pelaksana, pelaku , siswa maupun orangtua/masyarakat. periubahan-perubahan kebijakan pemerintah dalam masa transisi sangat berpengaruh dalam proses pendidikan. namun sebenarnya proses pendidikan di indonesia berdasarkan 4 strategi pokok yaitu :

  1. Pemerataan kesempatan pendidikan
  2. relevansi pendidikan dengan pembangunan negara
  3. peningkatan kualitas pendidikan
  4. efisiensi pengelolaan pendidikan
Jika pemerintah konsisten dalam pelaksanaan 4 strategi pokok diatas,  disertai dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya sebuah pendidikan niscaya pendidikan di indonesia akan jauh lebih baik.semoga

Sumber : diolah dari berbagai media di internet

Jumat, 15 Mei 2015

Tips Menata Ruang Kelas Agar Kondusif




Second Home adalah kata yang tepat untuk menggambarkan ruang kelas kita, selama seseorang menjadi siswa, ruang kelas merupakan tempat kedua tempat dia menghabiskan waktu hidupnya, Penataan ruang kelas diperlukan untuk menciptakan suasana nyaman dan aman, dari mulai penataan ruang, pemberian hiasan-hiasan,kebersihan dll. penataan ruang kelas sangat memperngaruhi proses belajar mengajar, ruang kelas yang bersih, rapi dan nyaman akan berpengaruh juga pada keberhasilan dalam penyampaian pembelajaran.oleh karena itu penting untuk kita menata dan merawat ruang kelas agar nyaman untuk di tempati, berikut ini beberapa Tips Menata Ruang Kelas Agar Kondusif  untuk digunakan.
  • Posisi lokasi
Sebuah ruang kelas yang ideal adalah sebuah ruang kelas yang dimana berada jauh dari area keramaian yang terus menerus (polusi suara yang berlebihan), seperti dekat dengan pabrik,jalan raya, dll. akan tetapi jika hal diatas tidak bisa dihindarkan maka ada baiknya kita menyiasati dengan membuat ruang kelas lebih rapat, menutup pintu ketika pelajaran berlangsung, menyiapkan model pembelajaran dengan banyak menampilkan audio visual.
  • Penataan Fungsi
Yang dimaksud penataan fungsi disini yaitu menempatkan sebuah benda sesuai dengan peruntukkannya. jangan sampai sebuah benda diletakkan tanpa mempertimbangkan fungsi dan manfaatnya, karena hal ini justru hanya akan mengganggu dan tidak efektif, sebagai contoh jangan sampai kita meletakkan perlatan pribadi sembarangan di ruang kelas, ini biasanya para wanita yang sering membawa alat rias diri kemana-mana, atau jangan sampai kita meletakkan barang-barang yang terlalu berbahaya seperti pisau ke dalam ruang kelas.

  •  Dekorasi ruangan
Sebuah ruang kelas yang nyaman tentunya memiliki dekorasi ruang, akan tetapi dekorasi ruang menyesuaikan dengan tingkat/grade kelas, dekorasi ruang untuk siswa TK tentu berbeda dengan dekorasi ruang untuk siswa kelas VI SD, namun ada prinsip yang harus diterapkan dalam mendekorasi ruang kelas.
prinsip multifungsi
dalam mendekorasi jangan sampai membatasi ruang gerak siswa dalam beraktifitas
prinsip keamanan
dalam pemilihan bahan dekorasi pilihlah  bahan yang aman dan ramah siswa.
prinsip kenyamanan
penempatan gambar-gambar, pemilihan warna cat, jangan sampai mengorbankan  fungsi kenyamanan siswa dalam belajar, dekorasi yang terlalu ramai hanya akan mengganggu konsentrasi siswa dalam belajar,akan  tetapi hal ini tidak berlaku untuk jenjang Pendidikan Taman Kanak-Kanak.

Demikian sedikit Tips Menata Ruang Kelas Agar Kondusif semoga bermanfaat bagi anda.


Selasa, 12 Mei 2015

Cara Membangkitkan Spirit Belajar Anak

Keberhasilan pendidikan anak ditentukan banyak faktor, salah satunya bagaimana memahami  tipe belajar anak, seyogyanya sejak dini kita sebagai guru maupun sebagai orangtua mampu memahami dan mengerti karakter cara belajar anak, dan juga bagaimana terus menjaga semangat belajar anak agar dapat menjalani pembelajaran dengan sukses, tanpa ada usaha dari berbagai pihak (Guru,Orangtua,masyarakat) maka hasil output dari sebuah proses pembelajaran akan kurang maksimal.anak malas belajar,nilai rendah, peringkat kelas menurun dan bukan tidak mungkin akan terjadi anak putus sekolah.

Oleh karena itu seyogyanya kita dapat mencegah dengan Cara Membangkitkan Spirit Belajar Anak.  akan tetapi kita harus tahu bagaimana karakter dan model belajar anak, karena masing-masing anak memiliki tipe dan karakter sendiri-sendiri.berikut ini adalah berbagai tipe belajar anak yang mungkin dapat dijadikan referensi bagi anda dalam menentukan langkah bagaimana seharusnya model pembelajaran yang diterapkan.

Belajar dengan cara melihat dan mengamati (Visual) 

Tipe anak seperti ini akan lebih cepat menyerap pembelajaran yang di sampaikan dengan media gambar dan melihat langsung sebuah proses belajar. informasi data  yang mungkin diterapkan adalah angka, simbol, teks tertulis, foto, video dll. kita harus dapat menyediakan apa yang anak butuhkan untuk proses pembelajarannya. ciri -ciri anak tipe ini akan cepat belajar dengan melihat, minat baca tinggi, belajar dengan tenang, tidak suka berbicara di depan umum, tidak suka mendengarkan oranglain, cepat paham tapi susah dalam mengungkapkan kembali. untuk menghadapi tipe anak seperti ini gunakan banyak bentuk visual dalam penyampaian sebuah pembelajaran, seperti gambar, video, bentuk2 benda sebagai contoh dll.

Belajar dengan cara mendengarkan (Audio)

Tipe ini lebih mengandalkan pendengaran sebagai sarana belajar, merespon sangat baik jika sebuah nada dimainkan, akan lebih bisa menghafal sebuah nada, pembelajaran dapat dalam bentuk sebuah rekaman dan data yang tersaji dalam bentuk suara. anak seperti ini akan mudah menerima sebuah pembelajaran dalam suasana tenang, suka diskusi, suka membaca dengan keras, menjelaskan sesuatu dengan panjang lebar, suka seni musik dan mudah dalam memahami pelajaran bahasa asing. kekurangan anak tipe ini adalah tidak suka suasana kelas yang berisik, lebih banyak berbicara dari pada bekerja, kurang memperhatikan perkembangan di sekitarnya. untuk menghadapi tipe anak seperti ini kita dapat memberikan sarana belajar berupa recorder untuk merekam pembelajaran yang disampaikan di kelas, lebih banyak memberikan pembelajaran dengan diskusi,bacakan informasi dan suruh anak tersebut untuk meringkasnya.

Belajar dengan cara menyentuh dan mengerjakan.

Tipe anak seperti ini merupakan tipe yang membutuhkan perhatian ektra, dikarenakan dia akan dapat menerima sebuah informasi dengan cara bersentuhan langsung dengan obyek pembelajaran, mengerjakan langsung dengan tangannya, oleh karena anak seperti ini akan lebih aktif dan kreatif dalam membuat sebuah bentuk nyata, seperti kerajinan tangan, patung, lukis dll, tipe pembelajaran yang bisa kita terapkan adalah praktek langsung, menggunakan permainan-permainan, anak ini tidak cocok dengan model pembelajaran konvensional dimana guru duduk menjelaskan anak duduk mendengarkan, anak tersebut akan cenderung bikin gaduh, sibuk mencari kegiatan sendiri dikarenakan energi yang dia miliki tidak tersalurkan.model sekolah active learning sangat cocok untuk perkembangan belajar anak tipe seperti ini.

Demikian tipe-tipe anak dalam merespon sebuah pembelajaran, dengan kita mengidentifikasi setiap anak kita akan lebih mudah menerapkan model pembelajaran yang akan kita berikan, akan tetapi terkadang kondisi anak mengalami pasang surut dalam belajar, berikut ini ada beberapa Cara Membangkitkan Spirit Belajar Anak  yang dapat anda praktekkan.


HYPNOSLEEP, pernahkah anda mendengar istilah ini, cara ini sering digunakan para orangtua untuk memberikan motivasi kepada anak dengan cara membisikkan kata kata motivasi seperti " belajar itu menyenangkan ya" atau "kamu suka belajar matematika" diusahakan agar anak dalam keadaan tidur tetapi belum terlalu lelap (tidur ayam) dalam artian dia masih bisa merespon apa yang kita bicarakan walaupun hanya dengan gerakan anggota tubuh.

Berikan pengertian kepada anak bahwa  mempelajari sesuatu itu sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari kita, akan tetapi hal ini disesuaikan dengan keadaan pada saat itu, misalkan ketika kita sedang belanja bersama anak kita, suruh dia memilih barang kesukaannya kemudian suruh dia membayar barang tersebut, tanyakan kepadanya berapa harga barang tersebut, berapa kembaliannya, berikan pengertian bahwa mempelajari matematika akan sangat berguna ketika kita membeli sesuatu, contoh lain ketika kita bepergian atau berwisata, bertemu dengan orang asing, dorong dia untuk dapat menyapa orang asing tersebut walaupun sekedar say hello, berikan pengertian bahwa inilah gunanya mempelajari bahasa inggris, ketika kita berkunjung ke museum/tempat bersejarah tanyakan hal-hal yang menyangkut pembelajaran sejarah di sekolah, ini akan memancing otak dia untuk mengingat kembali pelajaran di sekolahnya, ciptakan suasana menyenangkan juga merupakan faktor penunjang untuk mempraktekkan hal ini.

Pujian-pujian yang tulus yang di katakan Orangtua/Guru merupakan salah satu pemompa semangat yang bagus, hal ini akan menambah kepercayaan diri anak dan harga diri anak dihadapan oranglain,hindari mengucapkan kata-kata yang menimbulkan rasa bersalah pada anak ketika dia gagal mendapatkan nilai yang bagus, sebaliknya berilah motivasi dan dorongan agar lebih giat lagi dalam belajar, tentunya dengan penuh kasih sayang dan pilih waktu yang tepat.

Cara Membangkitkan Spirit Belajar Anak yang satu ini mungkin agak kuno namun patut dicoba, buatlah sebuah tulisan di selembar kertas yang isinya adalah kata-kata penyemangat, letakkan di bawah bantal di tempat tidur dia, katakan kepadanya "sayang, ibu/ayah punya surat rahasia buat kamu, hanya aku dan kamu yang tahu, ibu/ayah letakkan di bawah bantal" dengan maksud bahwa nanti ketika dia akan tidur dia akan membacanya, hal ini akan dapat membekas di perasaan anak, semangat belajar akan tumbuh seiring dengan perasaan diperhatikan dan disayangi.

Sumber : diambil dari  http://annassiqbalkhairnasution.blogspot.com.


 





Sabtu, 09 Mei 2015

Ketentuan & Kriteria Penerima Kartu Indonesia Pintar

Program Kartu Indonesia Pintar merupakan program lanjutan dari program pemerintah dahulu (BSM) yang bertujuan untuk membantu anak usia sekolah dari usia 6 tahun sampai 21 tahun, program ini ditujukan bagi anak-anak usia sekolah yang dari keluarga tidak mampu agar tetap bisa bersekolah baik yang terdaftar di instansi pendidikan maupun tidak terdaftar di instansi pendidikan.hal ini bertujuan untuk mengurangi angka putus sekolah, mencegahmya dan agar anak - anak putus sekolah dapat melanjutkan pendidikannya.

Asisten Deputi  Urusan Pendidikan Menengah dan Tinggi Kementrian Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Asril Umar pada saat Temu Media Sosialisasi Program Indonesia Pintar di Makassar Menjelaskan bahwa pemberian Kartu Indonesia Pintar ini bertujuan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi oleh siswa yang berasal dari kalangan tidak mampu agar mereka terus dapat bersekolah, baik itu yang sudah terdaftar di lembaga pendidikan maupun yang belum terdaftar.

Lantas apa saja ketentuan & kriteria penerima Kartu Indonesia Pintar, Berikut sedikit ulasan mengenai hal tersebut yang kami ambil dari http://www.tnp2k.go.id/id/program/program-membangun-keluarga-produktif/kartu-indonesia-pintar/

Kartu Indonesia Pintar diberikan kepada anak usia sekolah sebagai penanda dan digunakan untuk menjamin serta memastikan seluruh anak usia sekolah (6-21 tahun) dari keluarga kurang mampu untuk dapat terus bersekolah dan mendapatkan jaminan terus menempuh pendidikannya dan sudah terdaftar di sekolah, pondok pesantren, program kejar paket, pelatihan-pelatihan maupun lembaga kursus.

Di tahun 2014 KIP telah dicetak sebanyak 160 ribu , diberikan di lebih 19 kabupaten/kota, sedangkan di tahun 2015 ini pemerintah berencana mencetak 20,3 juta bagi seluruh siswa di seluruh indonesia yang memenuhi syarat (terdaftar di PKH maupun KKS )

KIP juga menyasar anak-anak yatim piatu, anak jalanan,anak difabel dan anak - anak penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS)

KIP bertujuan agar anak-anak usia sekolah yang sudah tidak sekolah/putus sekolah untuk kembali bersekolah.

Program KIP menjamin pembiayaan sekolah anak sampai jenjang SMA/SMK

Prioritas sasaran KIP :

  • Data yang sudah ditetapkan dalam SP2D (anak penerima Bea Siswa Miskin)
  • Anak usia sekolah (6-21 tahun) penerima KPS yang belum mendapatkan Bea Siswa Miskin.
  • Anak usia sekolah (6-21 tahun) dari keluarga peserta Program Keluarga Harapan (PKH)
  • Anak - anak yatim piatu yang tinggal di panti asuhan/sosial.
  • Anak-anak usia sekolah (6-21 tahun) penerima BSM madrasah
  • Anak usia sekolah yang belum atau tidak lagi bersekolah karena kesulitan ekonomi.
  •  Anak usia sekolah (6-21 tahun) yang terancam putus sekolah karena kesulitan ekomomi dan atau korban bencana alam dengan jalur khusus (FUS/FUM);


Sumber : diolah dari berbagai media internet.












Jumat, 08 Mei 2015

Penjelasan KemenpanRB tentang THK 2 & 3

Berlarut-larutnya penanganan honorer K II membuat pemerintah melalui Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) bergerak cepat menangani masalah ini, pemerintah terus berupaya mencari solusi atau rumusan yang tepat seperti yang dikatakan Menpan Yuddy Chrisnandi (dikutip dari halaman resmi menpan.go.id) "Saya membuat kebijakan bukan karena tekanan, tetapi atas dasar amanah serta keyakinan untuk kebaikan bagi semua pihak, khususnya pemerintah dan tenaga honorer,". lebih jauh beliau menjelaskan bahwa pemerintah sangat memahami betul permasalahan yang dihadapi tenaga honorer K II akan tetapi penyelesaiannya tidak akan semudah seperti kita membalikkan telapak tangan.

Solusi terbaik yang coba ditawarkan pemerintah adalah dengan mengangkat THK II menjadi CPNS dengan melalui test/seleksi CPNS ulang yang akan dilaksanakan sekitar bulan Agustus tahun ini dengan model tes Computer Assisted Test atau disingkat CAT, hal ini mendapatkan tanggapan yang positif dari perwakilan tenaga honorer yang menemui MenpanRB pada senin (04/05/015) akan tetapi perwakilan dari THK 2 ini meminta kepada bapak menteri mempertimbangkan juga tentang masa kerja,usia dan juga seleksinya dilaksanakan secara bertahap.

Terkait dengan adanya THK 2 bodong atau hasil rekayasa diharapkan pemerintah dapat menindaklanjuti dengan tegas pelaku dan juga pihak yang terkait dengan hal tersebut.

Bapak menteri juga menjelaskan banyak pertimbangan yang menjadi perhatian pemerintah tentang penyelesaian permasalahan THK 2 ini, peraturan perundang-undangan, kemampuan anggaran, kebutuhan pada masing-masing SKPD dan juga kinerja pegawai dalam jangka panjang.

Menurut Peraturan undang - undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN bahwa kedepan tidak akan ada lagi pengangkatan tenaga honorer, solusinya adalah PNS jalur umum atau PPPK. jika seorang PPPK nantinya ingin melamar menjadi PNS melalui jalur umum maka dia terlebih dahulu harus mengundurkan diri dari jabatan PPPK.

Pengertian PPPK sendiri adalah pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak kerja dan akan diperpanjang jika SKPD masing-masing masih membutuhkan tenaganya. walaupun dalam UU ASN telah disebutkan adanya PPPK akan tetapi sampai saat ini belum ada Peraturan Pemerintah maupun Peraturan BKN yang mengatur tentang hal ini.

Sumber : http://www.menpan.go.id/




Minggu, 03 Mei 2015

Ini Contoh SKHUN Terbaru

Deskriptif dan Informatif adalah merupakan ciri utama yang ingin dimunculkan dalam sertifikat hasil Ujian Nasional terbaru, Seperti yang diungkapkan oleh Bapak Menteri Pendidikan Anies Baswedan bahwa nanti Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional yang akan diserahkan natinya sebanyak 2 lembar, yang terdiri dari Nilai/angka dan deskripsi capaian Ujian Nasional, diharapkan dengan adanya perubahan tersebut baik siswa, orangtua, masyarakat,pengelola pendidikan di tingkat pusat maupun daerah mendapatkan informasi yang tepat dan akurat dari form baru tersebut.

SKHUN yang akan diserahkan kepada siswa pada lembar pertama akan memuat nilai masing-masing siswa untuk setiap mata pelajaran yang diujikan, nilai rerata sekolah, nilai rerata nasional dan memuat deskripsi nilai ujian yang mencakup empat kategori yaitu : sangat baik, baik, cukup dan kurang, sedangkan pada lembar kedua akan memuat deskripsi kompetensi siswa pada masing mata pelajaran yang diujikan.deskripsi kompetensi siswa dimaksudkan agar siswa dapat mengetahui potensi diri dan informasi tentang nilai yang didapat.

Dalam bentuk terbaru nantinya tidak akan ada istilah "LULUS" ataupun TIDAK LULUS" tetapi akan lebih menonjolkan angka yang sudah sesuai standar kompetensi atau tidak sesuai dengan standar kompetensi, Surat Keterangan Hasil Ujian yang diterimakan kepada siswa/orangtua akan berbeda dengan yang diterima instansi/sekolah,untuk siswa dan orangtua akan diterimakan dalam bentuk nilai tes, analisa perbaikan dan kategorisasi serta deskripsi, sedangkan yang akan diterima sekolah dan pemerintah daerah akan berupa posisi daerah terhadap nilai rerata siswa terhadap siswa/sekolah lain.baik di lokal area ataupun nasional area.

Sebagai contoh ketika seorang siswa A mendapatkan nilai 6,5 di mata pelajaran Bahasa Indonesia nantinya akan ada deskripsi mengenai nilai yang didapatkan, sehingga diharapkan siwa A, orangtua siswa A maupun pengelola pendidikan dapat menyimpulkan kekurangan maupun kelebihan siswa tersebut dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, hal ini berguna dalam pemetaan tindakan kelanjutan pendidikan siswa tersebut.

Dengan ini diharapkan siswa dan orangtua akan bisa merencanakan pembelajaran yang lebih efektif dan guru pun akan dapat memetakan kebutuhan pembelajaran yang dibutuhkan masing-masing siswa.

Selasa, 28 April 2015

Berikut ini adalah persyaratan penerimaan PNS 2015.




 Untuk para GTT yang mempunyai masa kerja lebih dari 10 tahun atau mempunyai TMT tahun 2005 ke bawah , Anda patut untuk bergembira dan berharap.dikarenakan pemerintah membuka kembali peluang bagi anda untuk dapat diangkat menjadi PNS.

Seperti yang dikatakan oleh Kadisdikpora Daerah Istimewa Yogyakarta Bapak Kadarmanta Baskara Aji .

“Pengangkatan guru honorer menjadi PNS tentu ada syaratnya. Salah satunya, guru honorer setidaknya sudah bekerja sejak 1 Januari 2005 dan berlangsung terus menerus tidak terputus. Kurang dari masa itu, tentu belum bisa diajukan,” ujar Aji kepada wartawan di Yogyakarta.

Tetapi tidak hanya masa kerja yang menjadi persyaratan, akan tetapi juga lulus verifikasi dari dinas pendidikan tingkat kabupaten,apakah nama yang diajukan benar-benar bekerja pada pemerintah,mendapatkan gaji dari APBD maupun dari APBN.

“Dari hasil verifikasi tingkat kabupaten tersebut tentu kemudian akan ketahuan mana data yang asli dan mana data yang dipalsukan, bagi siapa saja yang melakukan tindakan yang melanggar ketentuan tentu akan diberikan sanksi disiplin kepegawaian”.

Bapak Kadisdikpora DIY menghimbau Disdikpora tingkat Kabupaten untuk lebih mencermati proses verifikasi, ini dilakukan untuk mencegah kecurangan dalam proses penerimaan PNS tahun 2015.

Rabu, 01 April 2015

Tunjangan Profesi Guru



Para Guru yang sudah berstatus sertifikasi selayaknya bergembira, dikarenakan sebentar lagi mereka akan kembali menerima Tunjangan Profesi Guru untuk periode triwulan pertama tahun 2015, Menurut Direktur P2TK Ditjen Dikdas Kemdikbud "Sumarna Supranata" bahwa Tunjangan Profesi Guru akan segera dicairkan, Kemdikbud masih mempersiapkan Penerbitan SKTP (Surat Keputusan Pencairan Tunjangan).
Pencairan dana tunjangan sertifikasi setiap tahunnya mengalami peningkatan yang cukup besar, untuk tahun ini saja pemerintah harus mengeluarkan sekitar 70,2 triliyun rupiah meningkat 10,2 triliyun dibandingkan tahun yang lalu yang hanya 60,5 triliyun rupiah.
Sedangkan proses pencairannya dari kemenkeu langsung ke Pemkot /pemkab dan setiap pencairan akan disusuli dengan laporan transfer dana, apabila tidak maka pencairan selanjutnya akan ditunda.
(Sumber : www.kaltimpos.com)

Rabu, 18 Maret 2015

PROGRAM KARTU INDONESIA PINTAR

   Program Kartu Indonesia Pintar yang digagas oleh  Presiden Indonesia Ir. Joko Widodo 

Jakarta, Kemendikbud ---Penyaluran dana untuk program KIP tidak melalui Kemdikbud lagi, prosesnya akan ditangani kementrian sosial, hal ini sesuai dengan arahan dari Bapak Presiden Joko Widodo.

 Lebih lanjut Mendikbud Anies Baswedan mengatakan bahwa saat ini Dana tersebut saat ini sudah berada di Kemensos.

Berikut Gambar sosialisasi pelaksanaan Program Kartu Indonesia Pintar atau disingkat KIP :

Foto Yusuf Rokhmat.
Foto Yusuf Rokhmat.
 

Blogger news

Blogroll